Firdaus Serius Tangani Tiga Dosa Besar Dunia Pendidikan di Muaro Jambi

Muaro Jambi – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi, Firdaus serius menangani tiga dosa besar dalam dunia pendidikan.

Tiga dosa besar ini terdiri dari, kekerasan seksual, intoleransi dan perundungan.

Bacaan Lainnya

“Tiga dosa besar dunia pendidikan ini harus dicegah dan dihapuskan,” kata Firdaus.

Firdaus menyebut, tiga dosa besar ini nantinya akan berdampak pada psikis yang mempengaruhi perkembangan anak.

Maka dari itu, Firdaus telah mengeluarkan kebijakan untuk diterapkan di kesatuan pendidikan Kabupaten Muaro Jambi.

“Pertama terutama anak-anak pada saat dalam lingkungan sekolah dan pada jam pelajaran ini menjadi tanggung jawab pantauan pengawasan dari guru dan kepala sekolahnya,” kata Firdaus.

Firdaus mengatakan, ia telah mengeluarkan surat edaran tertuju kepada seluruh sekolah pada saat jam istirahat harus ada guru piket yang mengawasi kegiatan anak-anak dan di pastikan siswa tidak diluar lingkungan sekolah.

“Dan juga masyarakat yang berjualan harus berada dalam lingkungan sekolah sehingga terpantau,” ujarnya.

Selain itu, sarana prasarana pendukung seperti toilet siswa dan guru pun harus terpisah

“Begitupun toilet siswa putra dan siswa putri juga harus terpisah,” sebutnya.

Terkait dengan intoleransi ada juga beberapa kebijakan yang selaras untuk itu, seperti penertiban pakaian dan atribut siswa

“Insyaallah tahun 2023 akan kami keluarkan surat edaran terkait penyeragaman,” imbuhnya.

Firdaus berharap tiga dosa besar dalam satuan pendidikan harus di hapuskan.

“Minimal harus bisa dicegah dan dihapuskan,” tutupnya.(uda)

Pos terkait