Jadi Kuasa Hukum Istri Ferdy Sambo, Ini Kata Mantan Jubir KPK Febri Diansyah

Muaro Jambi – Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah menjadi kuasa hukum istri Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi.

Febri Diansyah pun angkat bicara soal pertanggung jawaban moralnya kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Soal pertanggung jawaban moral ke masyarakat, ada satu pertanggung jawaban penting yang kami pegang sebagai advokat itu adalah penegak hukum,” kata Febri kepada wartawan.

Dilansir laman Suara.com (media partner jambiseru.com) artikel berjudul “Mantan Jubir KPK, Febri Diansyah, Jadi Kuasa Hukum Putri Chandrawathi“, dia mengatakan sebagai seorang advokat yang merupakan salah satu bagian penegak hukum, memiliki kewajiban untuk menjalankan profesinya sesuai aturan yang berlaku.

“Sama seperti penegak hukum, kepolisian, kejaksaan, Undang-Undang bilang seperti itu. Sebagai penegak hukum kami juga punya kewajiban menjalankan profesi ini sesuai standar yang ada,” ujarnya.

“Nah salah satu poin penting yang kami coba sederhanakan agar lebih mudah diterima oleh kita semua adalah standar objektifitas tersebut. Justru ketika kami menegaskan kami melakukan pendampingan hukum secara objektif,” sambungnya.

Kata dia, dalam proses hukum akan dilakukan secara terbuka. Bukti akan saling diuji. Dalam hal itu, selalu kuasa hukum Putri dia bersikap objektif.

“Jadi bukan hanya berkeadilan bagi kami, tapi juga berkeadilan untuk semua pihak yang terkait dalam perkara ini. Apakah Putri, Ferdy Sambo, korban, keluarga korban, masyarakat sebenarnya yang waktunya juga sudah tersita mungkin, mengikuti proses ini selama berbulan-bulan,” ujarnya.

Untuk itu, dia mengatakan untuk porses hukum yang berkeadilan akan dapat diperoleh dengan membukanya secara objektif.

“Kalau yang salah ya harus di hukum. Dihukumnya berapa? Sesuai dengan perbuatannya. Jadi harus mempertanggung jawabkan. Kalau tidak salah, apa iya harus dipaksakan untuk dihukum?,” kata Febri.(suara/uda)

Pos terkait